Sobat Hextar tentu sudah tidak asing lagi dengan mulsa. Mulsa digunakan sebagai penutup zona lahan pada tanaman budidaya ini memiliki beragam manfaat bagi tanaman. Alat ini banyak digunakan pada tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, kubis, dll
Berdasarkan materialnya, mulsa dibedakan menjadi mulsa organik dan mulsa anorganik. Mulsa organik dapat berupa jerami, alang-alang, pelepah pisang, serasah daun maupun serbuk kayu. Sedangkan mulsa anorganik terbuat dari plastik, seperti mulsa plastik hitam perak, mulsa plastik perak maupun mulsa transparan.
Dikutip dari beberapa sumber, berikut manfaat mulsa bagi pertumbuhan tanaman :
1. Mencegah Pertumbuhan Gulma
Gulma atau tanaman liar yang tumbuh disekitar tanaman utama dapat mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Hal ini karena tanaman budidaya dan gulma dapat berkompetisi memperebutkan nutrisi yang sama. Aplikasi mulsa pada permukaan tanah dapat mencegah pertumbuhan gulma.
2. Mengurangi Erosi Permukaan Tanah
Erosi dapat terjadi karena permukaan tanah terkikis karena air hujan, angin maupun penyiraman tanaman. Mulsa dapat mencegah terjadinya erosi bedengan terutama pada saat musim hujan.
3. Menyeimbangkan dan Menjaga Kelembapan Tanah
Mulsa dapat mencegah terjadinya perubahan suhu yang besar yang berbahaya bagi tanaman budidaya. Mulsa mencegah penguapan air pada saat musim kemarau, menjaga kelembaban dan mencegah terjadinya genangan pada saat musim hujan.
4. Meningkatkan Penyerapan Air
Mulsa dapat meningkatkan penyerapan air oleh tanaman serta mencegah terjadinya penguapan air yang berlebih saat musim kemarau.
5. Mengurangi Kehilangan Pupuk
Mulsa dapat mencegah kehilangan pupuk akibat tercuci atau terbawa arus air hujan. Selain itu, mulsa juga dapat melindungi kehilangan pupuk akibat penguapan.
6. Menyediakan Nutrisi dan Unsur Hara Tambahan
Mulsa organik yang terbuat dari jerami, alang-alang, serasah daun, maupun serbuk kayu dapat menyediakan nutrisi tambahan bagi tanaman. Mulsa yang kaya akan bahan organik tersebut dapat terurai oleh tanah, sehingga dapat memperbaiki struktur permukaan tanah.
7. Menghemat Biaya Penyiangan
Mulsa dapat mencegah tumbuhnya gulma disekitar tanaman budidaya, sehingga dapat menghemat tenaga penyiangan gulma.
8. Mencegah Serangan Hama dan Penyakit
Penggunaan mulsa dinilai efektif mengendalikan beberapa jenis hama dan penyakit penting pada tanaman. Warna perak pada mulsa plastik dapat memantulkan cahaya matahari ke daun tanaman. Pantulan dari cahaya matahari tersebut dapat membuat hama yang menempel pada permukaan daun tidak nyaman.
Demikian artikel mengenai Manfaat Mulsa bagi tanaman, semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat Hextar sekalian.
Can you tell us more about this? I’d like to find out more details.